perawatan bayi prematur

5 Hal Yang Wajib Diketahui Saat Merawat Bayi Prematur

Merawat bayi prematur tentunya tidak bisa disamakan dengan merawat bayi yang lahir normal, karena bayi prematur lebih rentan terhadap berbagai resiko fisik dalam perkembangannya, seperti masalah penglihatan, pendengaran, dan pencernaan.

Mereka juga lebih rentan terhadap serangan infeksi. Selain itu, yang paling dikawatirkan adalah sindrom kematian bayi mendadak.

Bayi prematur adalah bayi yang lahir kurang dari 37 minggu usia kehamilan, dikarenakan oleh masalah tertentu saat kehamilan. Semakin jauh dari waktu normal tersebut, resiko semakin besar. Misalnya bayi yang lahir pada usia kehamilan 23 minggu hingga 28 minggu (bayi prematur 6 bulan – 7 bulan), memiliki resiko lebih tinggi dibanding bayi prematur 32 – 34 minggu (8 bulan).

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan bayi lahir secara prematur, seperti gangguan pada kesehatan ibu pada saat kehamilan (preeklamsia), kesehatan janin yang kurang diperhatikan, riwayat kehamilan, plasenta yang terlepas, serta kondisi psikologis ibu. Kondisi psikologis yang kurang baik pada saat kehamilan akan membuat kelahiran bayi secara prematur relatif lebih tinggi.

Biasanya bayi prematur ini dicirikan dengan berat badan yang relatif lebih rendah jika dibandingkan bayi normal pada umumnya. Biasanya lebih rendah dari 2500 gram. Pada kasus tertentu, bayi dapat lahir dengan berat badan kurang dari 1500 gram, dan bahkan kurang dari 1000 gram.

Biasanya bayi prematur akan dimasukan ke dalam inkubator untuk menjaga kesehatannya agar tetap stabil. Bayi prematur memang merupakan bayi yang spesial. Merawat bayi prematur sebenarnya hampir sama dengan merawat bayi normal pada umumnya. Namun, terdapat beberapa hal-hal yang harus diperhatikan secara khusus saat moms merawat bayi prematur.



Berikut adalah hal yang harus diperhatikan dalam merawat bayi prematur:

Memperhatikan Suhu Tubuh

Hal yang paling utama harus diperhatikan dalam merawat bayi prematur adalah selalu memperhatikan suhu tubuhnya. Saat di rumah sakit bayi prematur memang dimasukkan ke dalam inkubator untuk menjaga suhu tubuhnya.

Akan tetapi bagaimana cara menjaga suhu tubuh jika si bayi di bawa ke rumah? Tidak perlu khawatir, Ibu bisa melakukan metode kangguru sesering mungkin untuk selalu menjaga suhu tubuhnya, yaitu memeluk bayi di dada Ibu, sehingga kulit bayi bersentuhan langsung dengan kulit Ibu.

Selain itu, orang tua juga harus memperhatikan suhu ruangan dan lingkungan, jangan sampai bayi prematur kedinginan.

Memberi Vaksin Atau Imunisasi

Pemberian vaksin atau imunisasi berguna agar si bayi terhindar dari serangan berbagai macam penyakit serius, pemberian vaksin dan imunisasi ini juga berguna agar bayi menjadi kebal terhadap berbagai macam penyakit. Sebaiknya sebelum memberikan vaksin dan imunisasi moms terlebih dulu melakukan konsultasi ke dokter, agar vaksin dan imunisasi dapat diberikan secara tepat.

Memperhatikan Pemberian ASI

Bayi prematur memang berbeda dengan bayi normal kebanyakan, daya isap bayi prematur terbilang lambat dan tidak sebaik bayi yang lahir cukup bulan. Hal ini tentu saja membuat si bayi kesulitan dalam menyusu.

Kondisi bayi lahir pada usia kandungan 34 minggu, dapat menyusui melalui payudara karena kemampuan isapnya sudah lebih baik, pada bayi yang lahir pada usia 32 minggu sebaiknya ASI diberikan melalui pipet atau sensor, dan pada bayi yang lahir di bawah usia 32 minggu biasanya dokter yang menangani akan memberikan asi melalui pipa lambung.

Menjaga Kebersihan

Bayi prematur merupakan bayi yang sangat rentan terkena infeksi atau penyakit. Maka dari itu sangat disarankan sekali untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. Ibu dapat memandikan bayi secara teratur dan selalu menjaga kesterilan alat-alat yang digunakan bayi. Selain itu jauhkanlah bayi dari orang yang sakit.

Selalu Memantau Perkembangan Bayi

Bayi prematur pada umumnya memiliki tumbuh kembang yang sama dengan bayi pada umumnya. Memang perkembangan bayi prematur akan mengalami keterlambatan pada tahun pertamanya, namun tidak perlu khawatir karena perkembangan bayi prematur akan normal ketika ia memasuki tahun kedua dan ketiga.

Yang perlu Ibu lakukan adalah membawa bayi ke dokter secara rutin setiap periode tertentu untuk memantau perkembangannya, karena dokter memiliki keahlian serta peralatan yang lebih baik.

Merawat bayi prematur memang susah-susah gampang. Oleh karena itu moms harus memperhatikan hal-hal diatas agar bayi dapat tumbuh berkembang secara baik seperti bayi pada umumnya.

Tinggalkan Balasan