gejala dan pengobatan campak pada bayi

Pahami Gejala Campak Pada Bayi Dan Cara Pengobatannya

Campak adalah salah satu penyakit yang dapat dan mudah sekali menyerang anak-anak, karena penyakit ini memang mudah menyebar. Campak ini dapat menyebabkan anak mengalami demam yang tinggi dan diikuti dengan ruam kemerahan pada semua bagian kulit pada tubuhnya.

Berikut ciri dan gejala dari penyakit campak:

  • Kontak secara langsung dengan anak penderita campak lainnya sekitas 10 sampai 12 hari sebelum tanda tanda lainnya muncul.
  • Mata berair dan memerah, batuk bahkan bisa juga sampai demam selama kurang lebih 4 hari sebelum ruam mulai timbul.
  • Totol totol kemerahan timbul di bagian wajah lalu menyebar ke seluruh bagian tubuh dalam waktu kurang lebih 3 hari.
  • Bintik bintik putih mulai tampak di sepanjang garis mulut (Koplik).
  • Hidung berair atau meler yang menjadi bentuk komplikasi gejala ketika bayi terkena infeksi dari virus yang menyebabkan bayi terkena campak. Gejala ini biasanya muncul pada hari kedua setelah anak mengalami demam.
  • Nafsu makan menurun bahkan bisa sampai tidak nafsu makan. Kondisi seperti ini membuat bayi merasa sangat tidak nyaman.
  • Tubuh anak akan seperti lemah karena berbagai gejala dari campak mulai terlihat. Bayi mungkin tidak akan mau diajak bermain dan hanya ingin beristirahat di tempat tidur. Bayi juga akan semakin rewel dan tidak nyaman dengan tubuhnya yang semakin melemah.
  • Muntah dan diare akan dialami anak seiring dengan kondisinya yang semakin melemah. Bayi juga akan merasa lemas karena kekurangan cairan saat ASI tidak tercukupi.


Cara mengobati campak pada bayi

Perawatan pada bayi yang sedang mengalami campak bisa saja dilakukan di rumah dengan cara cara sederhana. Apa saja? Berikut ini beberapa caranya sesuai dengan gejalanya.

  • Batuk: Berikan sekitar 1 sendok teh obat sirup anak atau sesuai dengan anjuran dari dokter.
  • Demam: Gunakan obat penurun demam yang mengandung ibuprofen atau acetaminophen. Ini juga harus menggunakan dosis atau anjuran dari dokter.
  • Mata merah: Usaplah mata bayi anda dengan menggunakan kapas yang sudah dibasahkan. Mata yang memerah biasanya akan sensitif terhadap cahaya. Tutuplah jendela kamar tempat bayi anda beristirahat dengan menggunakan tirai ataupun gorden. Usahakan untuk menutupi mata anak saat keluar rumah agar tidak terkena sinar matahari.
  • Ruam: Ruam ruam ini tidak memerlukan obat ataupun perawatan.

Itulah beberapa tanda gejala dan pengobatan campak pada bayi. Untuk para orang tua yang masih bingung dan ingin mengantisipasi agar bayi anda tidak mengalami campak ini dapat melalukan upaya antisipasi yaitu dengan membawa bayi anda untuk imunisasi campak. Ini adalah satu-satunya cara agar anak anda tidak terkena campak.

Vaksin ini merupakan salah satu vaksin wajib yang akan didapatkan dan tersusun dalam program vaksin bayi di Indonesia. Vaksin ini akan didapat dari virus campak yang masih hidup lalu akan diolah dengan metode yang khusus agar virus tersebut menjadi lemah.

Ketika vaksin sudah masuk dan menyebar ke seluruh tubuh maka anak pun tidak akan terkena campak karena virus yang sudah dilemahkan ini akan sekaligus membantu meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapat melawan infeksi dari virus campak tersebut.

Efek yang akan bayi rasakan atau terlihat setelah dilakukan vaksin campak ini adalah timbulnya ruam merah namun masih bersifat ringan. Tetap waspada dan bawa anak untuk melakukan vaksin di tempat yang direkomendasikan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *