cara mengatasi sulit bab

Cara Mengatasi Sulit BAB Pada Bayi Usia Di Bawah 1 Tahun

Sulit buang air besar (BAB) merupakan hal yang wajar dan dapat dialami oleh semua orang tanpa terkecuali, termasuk bayi di bawah 1 tahun. Namun, BAB yang sulit, atau yang sering kita sebut sebagai sembelit ini jangan dibiarkan berlarut larut dan diabaikan.

Nah, bagaimana cara mengetahui anak yang susah BAB? Dapat kita lihat dengan ciri-ciri apabila anak tidak BAB minimal 3 kali dalam satu minggu. Ciri lain juga dapat mudah dianalisa melalui kotoran anak yang keras dan sulit untuk keluar. Ciri yang lain juga terlihat ketika anak mengeluarkan kotoran yang berbentuk seperti bongkahan yang kecil dan keras.

Sebelum kita bahas tentang cara mengatasi BAB yang sulit pada bayi, alangkah baiknya untuk mengetahui beberapa penyebabnya yaitu sebagai berikut:

  • Anak mengalami kekurangan cairan
  • Baru diperkenalkan dengan makanan yang bersifat padat
  • Mungkin juga karena ketidakcocokan dengan susu formula
  • Kondisi medis tertentu


Itulah beberapa penyebab dari sembelit atau susah buang air besar. Berikut ini ada cara dalam mengatasi sembelit pada bayi:

  • Menggunakan pelembut tinja
    Cara pertama yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pelembut tinja. Pelembut tinja ini dapat digunakan dengan cara menambahkannya ke dalam susu yang diberikan kepada bayi dan diberikan 3 kali dalam sehari. Nmaun tentunya harus dalam dosis dan anjuran dari dokter ya.
  • Mengganti susu formula
    Cara ini dapat dilakukan dengan cara diskusi dengan dokter agar kita mendapat anjuran untuk mengubah takaran bahkan mengganti susu formula yang sebelumnya sedang dikonsumsi.
  • Berikan makanan yang mengandung serat yang tinggi
    Tambahkan sayuran dan buah dalam asupan makannya setiap hari. Utamakan untuk memberi anak buah-buahan berkulit yang dapat dikonsumsi secara langsung.
  • Biasakan buang air besar secara teratur
    Hal ini dapat dilakukan 3 sampai 5 menit setelah anak makan. Caranya adalah dengan memintanya duduk di toilet walaupun tidak merasa ingin buang air besar. Sebagai orang tua, kita harus membuat anak merasa nyaman sehingga anak akan belajar untuk merespon keinginan sendiri untuk buang air besar dengan selalu duduk di toilet.
  • Pembatasan dalam pemberian susu sapi merupakan salah satu cara terbaik
    Tentu kita tahu bahwa memberikan susu sapi kepada balita harus sesuai dengan takarannya. Apabila anak berusia lebih dari 18 bulan, susu sapi hanya boleh diberikan tidak lebih dari 500 ml (mililiter). Selain itu, hal yang paling penting adalah dengan tidak memberikan minuman yang manis sebelum waktu makan utama selesai.

Itulah beberapa cara dalam mengatasi bayi yang mengalami susah BAB. Namun, apabila cara cara diatas tetap tidak manjur dan bahkan bayi merasa sangat tidak nyaman dan rewel, maka dianjurkan untuk memberkan obat laksatif berupa pencahar tinja. Tentunya kita harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, agar kita bisa memberikan dosis yang tepat kepada anak.

Selalu ingat bahwa setiap obat obatan yang masuk ke dalam tubuh bayi harus sesuai dengan anjuran dokter dan dosisnya.

Untuk mengantisipasi maslah sulit BAB, adalah dengan cara memberikan anak makanan yang sehat dan bergizi serta mengandung serat. Jangan lupa juga sesekali memberi anak buah-buahan seperti pepaya agar sistem pembuangannya semakin lancar dan sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *