Cinta Buku

8 Cara Agar Anak Cinta Buku

Anak mengalami perkembangan yang pesat pada usia 0-3 tahun. Anak pada usia ini sering disebut berada pada usia keemasan atau the golden years. Mommy sebagai orang tua harus mengetahui tahap-tahap perkembangan anak secara umum. Sehingga, Mommy mengetahui apakah perkembangan anak berjalan cepat atau lambat dibandingkan dengan anak-anak lain yang seusianya.

Sebaiknya, membaca baru diajarkan ketika anak masuk usia sekolah. Meskipun balita belum dapat membaca, Mommy dapat mengajarinya mencintai buku. Hal ini sangat penting untuk ditanamkan sejak dini sebagai bentuk penanaman dasar si kecil untuk proses belajarnya. Selain itu, sesuaikan dengan tahapan perkembangan anak dan jangan memaksakan.

Berikut ada 8 cara agar anak Mommy cinta buku:

  • Memberikan Buku yang Menarik
    Pilihlah buku yang terbuat dari kertas karton yang tebal dan tahan air. Sehingga, tidak mudah rusak saat dibuka-buka atau dimainkan. Memilih buku yang tepat juga sangat penting, Moms. Balita suka buku board book, bathtub book, dan pop-up book. Buku harus mudah dipegang dan dimainkan. Pilih warna yang menarik, gambar yang jelas, dan terang untuk menarik minat anak.
  • Membacakan Cerita secara Berkala
    Ciptakanlah ritual rutin membaca seperti membacakan cerita saat anak menjelang tidur. Carilah cerita yang menyenangkan dan bacakan dengan menarik. Mommy bisa menggunakan alat peraga seperti boneka tangan untuk menunjang cerita.



  • Gunakan Buku sebagai Pengikat
    Melalui buku anak diharapkan belajar mencintai dan berinteraksi dengan orang tuanya. Manfaatkan waktu membaca dengan anak untuk menciptakan kedekatan dengan Mommy. Ketika anak duduk di pangkuan Mommy ia tidak hanya menikmati membaca atau melihat buku, tetapi ia juga menikmati perhatian dari Mommy seperti membukakan bukunya, menunjukkan gambar, dan menjelaskannya.
  • Membacakan Apa Saja
    Ikuti minat anak dengan membacakan cerita kesukaannya. Bacalah buku tentang aktivitas kesukaannya seperti bermain bola, berkebun, berenang, memasak, dan lain-ain. Namun, Mommy tidak boleh terpaku hanya pada satu buku kesukaan anak Mommy. Mommy juga harus mengenalkan ke mereka buku-buku yang lain. Hal ini untuk membuka wawasannya.
  • Meminta Anak Membaca Cerita
    Sesekali mintalah anak untuk membaca cerita kesukaannya. Biakan anak bercerita sesuai apa yang diceritakannya. Sesekali Mommy tanya gambar apa yang ada di buku tersebut. Jangan melontarkan kritik meskipun apa yang diceritakannya tidak sesuai dengan isi buku. Kritikan hanya akan mematahkan semangatnya. Mommy bisa membantunya untuk menceritakan kembali dan terangkan gambar yang belum ia pahami satu per satu.
  • Membuat Perpustakaan Mini
    Buatlah perpustakaan mini di rumah Mommy. Ciptakan perpustakaan yang sederhanya dan nyaman. Mommy bisa menyediakan rak di dekat si kecil menaruh buku-bukunya, mudah dijangkau dan aman bagi anak Mommy. Atau, Mommy bisa menyediakan tempat yang khusus untuk perpustakaan di rumah lengkap dengan meja baca keluarga.
  • Memberi Contoh
    Tunjukkan bahwa Mommy juga mencintai buku. Anak akan mengikuti kebiasaan orang tuanya. Tatalah dengan rapi dan tunjukkan kepedulian Mommy. Tunjukkan bahwa membaca itu mengasyikkan. Anak akan belajar bahwa buku sangat penting dalam kehidupannya sehari-hari. Tidak ada cara yang lebih efektif untuk mengajarkan ketekunan kepada anak selain memberikan contoh.
  • Membuat Buku Cerita Bersama
    Mintalah anak untuk membuat gambar pada selembar kertas yang Mommy sediakan. Mintalah anak Mommy untuk menceritakannya atau menuliskan ceritanya di bawah gambar yang dibuatnya. Mommy bisa menjilidnya sehingga menjadi sebuah buku. Mommy juga bisa mengajak anak untuk membuat cerita sendiri. Ia akan merasa bangga dan senang buku hasil karyanya dipajang di perpustakaan mini di rumahnya.

Demikian tadi Moms 8 cara agar anak cinta buku. Mengenalkan buku dan mengajarkan anak untuk mencintai buku sejak dini kelak akan membuat anak tumbuh menjadi anak yang gemar membaca. Semoga bermanfaat ya, Moms!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *